Konfigurasi Oracle Client di Linux

Here is the case:



Server : Ubuntu 9.10 dengan database Oracle 10g Express Edition
Client : Mandriva 2010.0

Konfigurasi Oracle Client di Linux emang agak sedikit ribet. Tapi untungnya keribetan itu telah berakhir (fyuuuhhh...)

Ok, pertama-tama kita perlu paket-paket berikut:


Seluruh paket tersebut disimpan di folder /home/[nama_user]



1. Instalasi HTTPD
Buka terminal, masuk ke user directory (/home/[nama_user], lakukan extract paket dan installasi httpd :


tar -xvzf httpd-2.2.15.tar.gz
cd httpd-2.2.15
./configure --enable-so

Kalo enggak ada error, saatnya untuk menginstall...

make
make install

Untuk menjalankan service httpd, jalankan perintah berikut :

/usr/local/apache2/bin/apachectl start

Untuk mematikan proses :

/usr/local/apache2/bin/apachectl stop

Index directory disimpan di /usr/local/apache2/htdocs

2. Installasi PHP
Masuk ke directory tempat file PHP. Extract file, kemudian lakukan installasi :

tar -xvjf php-5.3.2.tar.bz2
cd php-5.3.2
./configure --with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs --with-zlib

Kalo enggak ada error, maka dilanjutkan dengan proses installasi :

make
make install

Copy kan file php.ini.development ke folder /usr/local/lib/php.ini

cp php.ini.development /usr/local/lib/php.ini

Edit file httpd.conf : (kebetulan yang dipake di sini adalah gedit, karena desktopnya gnome, kalo pake KDE bisa pake kwrite)

gedit /usr/local/apache2/conf/httpd.conf

Tambahkan baris-baris berikut pada akhir baris :

AddType application/x-httpd-php .php
AddType application/x-httpd-php .phtml
AddType application/x-httpd-php-source .phps

Tambahkan 'index.php' pada <IfModule dir_module> :

<IfModule dir_module>
DirectoryIndex index.html index.php
</IfModule>

Hilangkan tanda '#' pada #Include conf/extra/httpd-autoindex.conf :

Include conf/extra/httpd-autoindex.conf

Sekarang kita akan uji httpd-phpnya. Buat file baru dengan nama 'info.php' pada /usr/localhost/apache2/htdocs yang berisi:

<?php phpinfo(); ?>

Buka web browser, lalu masukkan alamat 'localhost/info.php'.
Kalo semuanya lancar, akan muncul halaman yang menampilkan versi dan komponen dari PHP.

3. Instalasi Extensi OCI8
PHP membutuhkan OCI8 untuk dapat dikoneksikan dengan listener Oracle. Jadi langkah selanjutnya adalah menambah ekstensi OCI8 pada PHP.
Masuk ke direktori yang terdapat file oracle-instantclient11.2-basic-11.2.0.1.0-1.i386.rpm, oracle-instantclient11.2-devel-11.2.0.1.0-1.i386.rpm dan OCI8-1.x.x.tgz lalu install ketiga paket tersebut:

rpm -Uvh oracle-instantclient11.2-basic-11.2.0.1.0-1.i386.rpm
rpm -Uvh oracle-instantclient11.2-devel-11.2.0.1.0-1.i386.rpm

Extract dan install OCI8-1.x.x.tgz :

tar -xvzf oci8-1.4.1.tgz
cd oci8-1.4.1
phpize
./configure

Kalo enggak ada error, lakukan instalasi:

make
make install

Perhatikan hasil output, perhatikan dimana oci8.so diinstall. Biasanya sih akan diinstall pada /usr/local/lib/php/extensions/no-debug-non-zts-20090626/oci8.so

Edit file php.ini :

gedit /usr/local/lib/php.ini

Tambahkan baris berikut pada akhir baris (sesuaikan direktori hasil compile OCI8):

extension=/usr/local/lib/php/extensions/no-debug-non-zts-20090626/oci8.so

Mumpung masih di editor php.ini, Aktifkan short_open_tag :

short_open_tag = On

Save lalu restart apache:

/usr/local/apache2/bin/apachectl restart

Buka browser, buka lagi alamat localhost/php.info.
Kalau semuanya berjalan dengan lancar, akan ada header oci8 di situ...

That's all....
Untuk menguji koneksi, dapat menggunakan script PHP yang ada di sini...